Home Investasi Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Perbedaan Investasi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

1
investasi

Jika berbicara mengenai investasi, pasti kita akan sering mendengar istilah investasi jangka pendek dan jangka panjang. Kedua investasi ini sebenarnya sama-sama dapat memberikan keuntungan bagi para investor.

Lalu apa sih perbedaan keduanya, penasaran kan? Berikut Mbah coba kasih tau buat kalian yang masih bingung.

Investasi Jangka Pendek

Sesuai dengan namanya, investasi jangka pendek adalah investasi yang dilakukan oleh para investor untuk masa yang singkat. Minimal satu tahun lah ya. Modal yang dikeluarkan pun terbilang kecil.

Pergerakan investasi jangka pendek ini yang sangat cepat membuat risiko yang ditawarkan olehnya juga cukup besar. Hal ini dipengaruhi berbagai macam faktor. Salah satunya dari pergerakan harga pasar yang tidak stabil.

Jenis Investasi Jangka Pendek

1. Reksadana Pasar Uang

Reksadana pasar uang adalah salah satu jenis investasi reksadana yang memang ditujukan untuk investasi jangka pendek. Soalnya dana yang dikelola akan dialihkan ke deposito dan surat berharga yang jatuh temponya di bawah satu tahun.

2. P2P Lending

P2P Lending juga menjadi instrumen investasi yang bisa dipilih untuk kamu yang ingin mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat. Terlebih kini sudah banyak perusahaan fintech yang menawarkan investasi P2P Lending dengan tawaran return yang menggiurkan, bahkan di atas 20 persen.

Investasi Jangka Panjang

Sedangkan investasi jangka panjang, memang ditujukan oleh para investor untuk masa yang lama. Bisa jadi untuk masa tuanya nanti. Minimal untuk bisa disebut investasi jangka panjang ini berlangsung sekitar lima tahun.

Karena bersifat jangka panjang, maka tentu saja modal yang harus dikeluarkan lebih dalam dari investasi jangka pendek.

Namun satu hal yang menjadi daya tarik dalam investasi tipe ini adalah, berbanding terbalik dengan investasi jangka pendek. Investasi jangka panjang ternyata lebih minim risiko karena pergerakan uang tidak cepat. Karena itu tidak heran kalau Warren Buffet mengatakan: “sabar adalah kunci penting dalam investasi”.

Jenis Investasi Jangka Panjang

1. Investasi Saham Blue Chip

Investasi saham langsung dikenal dengan memiliki risiko dan keuntungan yang sama-sama besar. Oleh karena itu, produk investasi ini cocok untuk mereka yang memiliki profil risiko yang agresif.

Itulah mengapa, investasi saham sangat pas buat kamu yang ingin berinvestasi jangka panjang karena keuntungan kamu baru bisa mendapatkan keuntungan maksimal di atas waktu lima tahun.

2. Investasi Reksadana Saham

Meski sama-sama bermain di sektor saham, tapi investasi saham langsung dengan reksadana saham memiliki perbedaan. Kalau saham langsung, kamu sendiri yang mengelola dana investasi. Sedangkan reksadana saham, dana akan dikelola oleh manajer investasi.

Meski begitu, keuntungan yang ditawarkan sama-sama besar. Oleh karena itu, reksadana saham bisa jadi pilihan yang tepat buat kamu yang ingin mempersiapkan dana pensiun karena termasuk ke dalam investasi jangka panjang.

Jadi begitulah kira – kira uraian singkat mengenai perbedaan investasi jangka panjang dan jangka pendek. Jika kalian masih ada yang ingin ditanyakan ke Mbah, ajukan saja dikolom komentar ya. Kalau Mbah tau jawabannya, pasti akan Mbah balas.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version